Kecantikan,  Personal

1001 About Skincare : Pengetahuan Dasar Skincare

Assalamualaikum…

Setelah postingan masalah skincare rame disosmed saya pribadi akhirnya banyak sekali yang nanya masalah perskincarean ke saya. Beberapa pertanyaan masuk mulai dari bagaimana sih cara memulai sampe bener-bener cari pendapat tentang skincare ini itu di sosmed. Aslinya gak ribet banget kalo misalnya udah terbiasa karena bagi saya skincare itu tentang continuitas dan ketelatenan. 

Disclaimer

Postingan ini bertujuan untuk mengedukasi aja dan gak ada hal lainnya.. semoga teman-teman bisa ambil baiknya aja. 

Untuk masalah kulit dan lainnya semua orang punya kondisi yang berbeda-beda dan keadaan yang berbeda-beda. Kalau misalnya ada yang nyeletuk Kamu kan emang dari sononya udah bagus mukanya jadi kemana aja pake skincare bakal bagus.”..

No Dear! Skincare itu gak mandang bulu loh.. Saya pun pakai skincare ini gara-gara pipi sebelah kiri saya ada bekas hitam lumayan besar akibat alergi antibiotik. Jadi saya akhirnya nyari solusi biar si hitam yang hampir nutupin sebagian besar pipi saya ini beneran hilang. Alhamdulillah setelah ikhtiar sekitar 5 tahun dari tahun 2014 sampai 2019 si hitam ini berhasil musnah. Meskipun bekasnya masih ada jadi kuning coklat menggemaskan. 

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai memakai skincare. Seperti jenis kulit kita, kebutuhan kulit kita, riwayat kulit dan riwayat alergi, keadaan kulit (sensistif dengan bahan tertentu dll) dan lainnya. 

Sebelum membeli pun harus ada beberapa pertimbangan. Mulai dari ketersediaan budget yang kita miliki, ilmu dasar tentang skincare seperti tahap-tahap, nama-nama dan macam-macam skincare. Beberapa kandungan, bahan dasar dan lainnya juga perlu dilihat agar tidak salah langkah. 

Skincare dan Makeup

Pasti banyak yang bingung, bedanya skincare dengan makeup/kosmetik itu apa sih? Untuk beberapa orang memandang makeup itu suatu hal yang jauh dari pandangan pribadi, terutama saya. Sebagian orang mungkin beranggapan bahwa kosmetik/makeup itu suatu hal nomor sekian jika dibandingkan dengan kebutuhan lainnya, sama juga dengan skincare. Bagi saya skincare itu sebuah kebutuhan sedangkan kosmetik/make up sebuah kebutuhan kesekain.

Namun, beranggapan anggapan ini juga akan berbeda dilain kepala. Untuk orang yang tidak memperdulikan penampilan maka makeup dan skincare adalah benda yang sangat jauh dari pandangan mereka. Tetap saja bagi saya pribadi skincare hukumnya wajib meskipun tidak dengan makeup. Kenapa demikian?

Jika makeup adalah seni berpoles, maka skincare adalah seni merawat diri tanpa berlebihan menonjolkan/menampakkan pada ranah publik. Pasti ada yang beranggapan takut dosa jika begini begitu dengan skincare dan makeup. Anggapan ini relatif saja dari sudut pandang saya. Jadi, sejatinya untuk merawat diri itu diperbolehkan sekali jika yang bersangkutan takut berdosa atau dinilai haram jika melakukan solek. 

Namun, bukannya untuk merawat diri juga diperbolehkan? Merawat diri ini bagi saya adalah suatu upada untuk menjaga apa yang sudah diberikan Allah kepada kita. Amanah yang sudah diberi secara gratis harus dijaga dan dirawat sedemikian rupa dong.. Jika skincare hanya sebatas membersihkan dan merapikan kotoran maka makeup adalah mempercantik wajah. 

Hal-hal yang perlu jadi pertimbangan

Ada beberapa hal yang perlu jadi pertimbangan awal sebelum memulai memakai skincare. Seperti jenis kulit kita, kebutuhan kulit kita, riwayat kulit dan riwayat alergi, keadaan kulit (sensistif dengan bahan tertentu dll) dan lainnya. 

Sebelum membeli pun harus ada beberapa pertimbangan. Mulai dari ketersediaan budget yang kita miliki, ilmu dasar tentang skincare seperti tahap-tahap, nama-nama dan macam-macam skincare. Beberapa kandungan, bahan dasar dan lainnya juga perlu dilihat agar tidak salah langkah. Hal-hal semacam ini masuk dalam kategori yang harus dan selalu dipikirkan, karena skincare itu bukan hanya masalah merawat agar bersih. Namun, ada seni dan keterampilan lainnya yang mesti diketahui lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/dliyauna/public_html/wp-includes/functions.php on line 4757